Menu Close

Silaturahmi Pimpinan Fakultas MIPA ke Ponpes Sunan Drajat Paciran Lamongan

Kamis, 9 Juni 2022, Fakultas MIPA UNISMA bersilaturahmi ke Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran, Lamongan. Rombongan Fakultas MIPA UNISMA yang terdiri dari Dekan FMIPA: Dr. Dra. Ari Hayati, MP., Wakil Dekan 1: Dr. Ratna Djuniwati Lisminingsih, M.Si., Wakil Dekan 2: Dr. Nurul Jadid Mubarakati, M.Si., Pjs. Kaprodi Biologi: Hamdani Dwi Prasetyo, S.Si. M.Si., Ketua Penjamin Mutu Fakultas: Ir. H. Saimul Laili, M. Si., dan perwakilan ORMAWA: Intan Trixzi Fradina (BEM-F), Arie Achsan Wildan Suryani (Himaprodi Biologi) juga ikut serta dalam kegiatan ini.

Dalam silaturahmi ini, Fakultas MIPA sangat bersyukur karena berkesempatan untuk berkunjung ke satu-satunya Pondok Pesantren peninggalan Wali Songo. Sebagai salah satu pesantren tertua di Indonesia, Pondok Pesantren Sunan Drajat telah berkembang pesat selama 650 tahun. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam pengembangan pendidikan mulai dari TK hingga Perguruan Tinggi. Selain itu, Pondok Pesantren Sunan Drajat berupaya menjadi pesantren yang mampu membiayai biaya hidup sehari-hari untuk ribuan santrinya secara gratis dengan menjalankan berbagai perusahaan. Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat juga memberdayakan santri, alumni, dan masyarakat sekitar dalam menggerakkan roda perekonomian.
Pada kesempatan ini Fakultas MIPA berkesempatan sowan langsung ke Pengasuh Pondok yaitu Prof. Dr. (H.C.) K.H. Abdul Ghofur. Selain itu juga didampingi oleh Ainur Rofiq, M.Pd.I (Kepala Bidang Kependidikan dan Sekretaris LPPM), Ahmad Hanif Ahsan, ST.,M.Pd. (Kepala SMK Sunan Drajat), Ahmad Zubaidi. S.Tp., M.Si. (Kepala MA Ma’arif 7 Sunan Drajat), Suyono, SH., S.Pd., M.Pd I. (Kepala Madrasah Mu’allimin-Mu’allimat Sunan Drajat), serta para guru di lingkungan Pondok Pesantren.
Perkembangan pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Sunan Drajat berkembang pesat. dibuktikan dengan jumlah santri saat ini sebanyak 12.000. Madrasah Aliyah, SMK dan MMA memiliki perbedaan dan visi misi masing-masing. Madrasah Aliyah adalah sekolah menengah atas dengan jurusan IPA, IPS, Bahasa, dan Keagamaan. SMK adalah sekolah kejuruan dengan 13 kompetensi keahlian yang tidak menyampingkan ilmu Agama. sedangkan MMA merupakan sekolah yang memiliki kurikulum sendiri dengan waktu studi selama 6 tahun (setara SMP-SMA) yang fokus pada pengajaran Kitab Kuning. Dilanjutkan dengan mengunjungi masing-masing lembaga dan beberapa unit usaha yang dimiliki, seperti PT. Sunan Drajat Lamongan (SDL) yang merupakan industri pupuk organik dan persewaan alat berat. Bahan baku pupuk phosfat berasal dari tambang phospat dengan luas area tambang milik sendiri serta tambang milik supplier seluas lebih dari 150 ha. Dan Toserba yang menyediakan produk-produk unggulan yang diproduksi oleh pondok sendiri. Fakultas berharap kunjungan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan dapat menjalin kerjasama. (NJM)